Rabu, 28 Oktober 2015

Pendekatan Ilmiah dan Non Ilmiah



Nama                     : Ade Fitri Awaliyah
Kelas                     : Manajemen H Tingkat 2
NPM                     : 114020293
Fakulatas               : Ekonomi
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

PENDEKATAN ILMIAH DAN PENDEKATAN NON ILMIAH
Perbedaan Pendekatan Ilmiah dan Non Ilmiah
Pendekatan Ilmiah :
·        Perumusan masalah jelas dan spesifik
·        Masalah merupakan hal yang dapat diamati dan diukur secara empiris
·        Jawaban permasalahan didasarkan pada data
·        Proses pengumpulan dan analisis data, serta pengambilan keputusan berdasarkan logika yang benar
·        Kesimpulan siap/terbuka untuk diuji oleh orang lain
           Contoh : Penggunaan Metode Ilmiah

Pendekatan Non Ilmiah :
·        Perumusan kabur atau abstrak
·        Masalah tidak selalu diukur secara empiris dan dapat bersifat supranatural/dogmatis
·        Jawaban tidak diperoleh dari hasil pengamatan data di lapangan
·        Keputusan tidak didasarkan pada hasil pengumpulan dan analisis data secara logis
·        Kesimpulan tidak dibuat untuk diuji ulang oleh orang lain
Contoh :
Penggunaan akal sehat, prasangka, intuisi, penemuan secara kebetulan dan cobacoba, pendapat otoritas ilmiah dan pikiran kritis

Ilmu Pengetahuan :
Bangunan atau akumulasi pengetahuan yang diperoleh sepanjang
sejarah perkembangan pengetahuan manusia
􀃎 Ilmu Pengetahuan dianggap sebagai “produk”
 Contoh : Einstien dengan teori relatifitasnya Newton dengan teori tentang gaya dll

Pengetahuan yang diperoleh melalui prosedur ilmiah
(Metode Ilmiah)
 Ilmu Pengetahuan dianggap sebagai “proses”, diperoleh secara logis (dasar & alasan yang deduktif rasional) untuk menjelaskan suatu gejala dan diuji secara empiris sehingga bersifat terbuka. Contoh : Lahirnya ilmu pengetahuan dan teknologi computer



Fungsi Ilmu Pengetahuan :
·        Untuk menerangkan gejala
·        Untuk memahami hakekat gejala
·        Untuk meramalkan kejadian yang akan datang
·        Untuk mengendalikan gejala
Ciri Ilmu Pengetahuan :
·        Mempuyai obyek kajian
·        Mempunyai metode pendekatan
·        Disusun secara sistematis
·        Bersifat “universal” (legitimated)
Pengertian Metode Ilmiah
Metode Ilmiah adalah mekanisme atau cara mendapatkan
pengetahuan dengan prosedur yang didasarkan pada suatu struktur
logis yang terdiri atas tahapan kerja :
Ø adanya kebutuhan obyektif
Ø perumusan masalah
Ø pengumpulan teori
Ø perumusan hipotesis
Ø pengumpulan data/informasi/fakta
Ø analisis data
Ø penarikan kesimpulan
Selain itu, terdapat juga faktor lain yang memiliki kontribusi terhadap hasil dari penelitian antara lain:
Ø Minat peneliti
Ø Keahlian dan pengalaman meneliti
Ø Kontak manusia
Ø Lingkungan fisik, atau
Ø Faktor lain yang sering disebut sebagai intervening
Ø variables.
Sifat Metode Ilmiah :
·        Efisien dalam penggunaan sumber daya (tenaga, biaya, waktu)
·        Terbuka (dapat dipakai oleh siapa saja)
·        Teruji (prosedurnya logis dalam memperoleh keputusan)

Pola Pikir dalam Metode Ilmiah :
a.     Induktif
Pengambilan kesimpulan dari kasus yang bersifat khusus
menjadi kesimpulan yang bersifat umum
Contoh sederhana :
Tumbuhan akan mati (khusus)
Hewan akan mati (khusus)
Manusia akan mati (khusus)
Kesimpulan : Semua makhluk hidup akan mati (umum)

b.    Deduktif
Pengambilan kesimpulan dari hal yang bersifat umum
menjadi kasus yang bersifat khusus
Contoh :
Semua manusia akan mati (umum)
Aris adalah manusia (khusus)
Kesimpulan : Aris akan mati (khusus)
CIRI-CIRI PENELITIAN NON ILMIAH
·        Berdasarkan akal sehat
·        Prasangka
·        Intuisi
·        Penemuan yang sifatnya kebetulan dan coba-coba
·        Pendapat otoritas ilmiah dan pikiran kritis

Daftar pustaka :
www.pustaka.ut.ac.id
https://stkipfiles.wordpress.com

Minggu, 25 Oktober 2015

Peoples in my life




Ilmu Alamiah Dasar

Nama                 : ADE FITRI AWALIYAH
NPM                   : 114020293
Fakultas            : Ekonomi
Program Studi : Manajemen
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI  

RANGKUMAN ILMU ALAMIAH DASAR

  PENGERTIAN ILMU ALAMIAH DASAR
1.  Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu alamiah dasar atau sering disebut pengetahuan alam (natural science) merupakan ilmu pengetahuan yang menjelaskan tentang gejala – gejala dalam alam semesta.  Menurut Abdullah Aly dan Eny Rahma (2006:V) “Ilmu alamiah dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep – konsep dasar dalam bidang ilmu pengetahuan alam (IPA) dan teknologi”.

2. Tujuan mempelajari Ilmu Alamiah Dasar Tujuannya adalah untuk dapat memahami perkembangan penalaran manuasia terhadap gejala – gejala alam hingga terwujudnya metode ilmiah yang merupakan ciri khusus dari Ilmu Pengetahuan Alam. Tujuan dari Ilmu Alamiah Dasar itu sendiri adalah memberikan konsep dan gambaran mengenai ilmu pengetahuan alam kepada manusia supaya mereka mengenal dan lebih mengetahui tentang alam semesta ini.

3. Fungsi mempelajari Ilmu Alamiah Dasar anatara lain, yaitu :
a. Memberi wawasan kepada mahasiswa mengenai alam agar mereka lebih peka terhadapnya.
b. Lebih tanggap terhadap masalah – masalah alam di sekitarnya
c. Bertanggungjawab terhadap berbagai masalah alam di dalam masyarakat sebagai the agen of change (Agen Perubahan)
d. Mengembangkan Ilmu Alamiah Dasar pada perkembangan diri, dan profesi mahasiswa.
e. Mengapresiasikan IPA dan Teknologi yang telah mereka pelajari.

4. Ruang Lingkup Ilmu Alamiah Dsar
Ruang lingkup ilmu alamiah dasar pada dasarnya membahas mengenai,sebagai berikut yaitu:
a. Perkenalan dengan IPA
b. Ruang lingkup IPA , terdiri dari fisika, biologi, kimia, botani, zoology, morfologi, anatomi, fisiologi dan sitologi.
c. IPA dan perkembangan teknologi.
d. Dampak perkembangan IPA dan teknologi. e. IPA, teknologi dan perkembangan hidup. Selain itu, ruang lingkup ilmu alamiah dasar meliputi topic inti, antara lain sebagai berikut : a. Perkembangan pola piker manusia yang berlandasan pada mitos
b. Kelahiran pengethuan alamiah modern
c. Metode ilmiah, sikap ilmiah dan langkah – langkah operasional metode ilmiah
d. Kelahiran alam semesta ditinjau dari sudut pandang Islam dan IPA modern
e. Biologi, Fisika, kimia dan perkembangannya f. Peranan IPA dan teknologi modern, masalah lingkungan hidup dan upaya mengatasinya serta dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia.

HAKIKAT DAN SIFAT KEINGINTAHUAN MANUSIA
1. Pengertian Hakikat Manusia
Hakikat manusia adalah sebagai berikut :  Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakan hidupnya untuk memenuhi hidupnya untuk memenuhi kebutuhan – kebutuhannya. Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan social. Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat. Individu yang  sangat dipengaruhi oleh lingkungan terutama lingkungan social, bahkan ia tidak bias berkembang sesuai dengan martabat kemanusiaannya tanpa hidup di dalam lingkungan social.
2. Sifat Keingintahuan Manusia
2.1 Ilmu Pengetahuan Alam bagi Manusia Pengetahuan  adalah segala sesuatu yang telah diketahui. Semua pengetahuan yang didasarkan secara indrawi dikategorikan sebagai pengetahuan empiris, artinya pengetahuan yang bersumber dari pengalaman. Oleh karena itu, pengalaman menjadi bagian penting dari seluk beluk adanya pengetahuan. Ciri – cirri ilmu alamiah dasar adalah sebagai berikut  :
a. Merupakan disiplin ilmu yang sudah ada
b. Objek penelitian berupa gejala alam
c. Memerlukan uji laboratorium dan uji eksperimental
d. Bersifat objektif
e. Berkelanjutan
f. Dapat dirasakan hasilnya
g. Rasional
h. Bersifat matematis dan teknologis, yakni dapat diterapkan dalam kehidupan manusia untuk berbagai kepentingan.  
2.2 Perkembangan Fisik Manusia Tubuh manusia berubah mulai sejak berupa sel sederhana yang selanjutnya secara bertahap menjadi manusia yang sempurna. Lima minggu setelah terjadi konsepsi, bakal jantung mulai berdenyut. Pada minggu ke-13, janin sudah mulai berbentuk yang ditandai dengan berfungsinya berbagai organ. Selanjutnya pada usia 18 minggu mulai tersa gerakan pada janin. Pada usia 32 minggu, janin mulai mempersiapkan diri untuk dilahirkan dengan kepala di bawah makin mendekati lubang kelahiran.Perubahan fisik yang nyata terjadi pada saat pubertas. Yang ditandai diantaranya dengan tanda kedewasaan berupa tumbuhnya rambut pada daerah – daerah tertentu dan fungsi organ – organ reproduksi.   2.3 Perkembangan Sifat dan Pikiran Manusia Sifat ingin tahu manusia berkembang seiring perkembangan umur dan waktu dimana manusia tersebut hidup. Pada zaman pra sejarah manusia hidup dari berburu dan berladang yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain, kemudian meningkat menjadi petani dan peternak yang menetap.Ada dua macam perkembangan alam pikiran manusia, yakni perkembangan alam pikiran manusia sejak dilahirkan sampai akhir hayatnya dan perkembangan alam pikiran manusia, sejak zaman purba hingga dewasa ini.Manusia yang mempunyai rasa ingin tahu terhadap rahasia alam sehingga mencoba menjawab dengan menggunakan pengamatan dan penggunaan pengalaman.Pengetahuan baru muncul dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan yang disebut mitos, sehingga cerita – cerita mitos disebut legenda.
Adapun hal – hal yang sangat penting dari mitos alalah sebagai berikut :
a. Mitos deperlukan untuk menunjang system nilai hidup manusia
b. Mitos dapat member kejelasan tentang eksistensi manusia dalam hubungannya dengan alam sekitar
c. Mitos dapat member kejelasan tentang bentuk hubungan yang baik anatarsesama manusia dan wujud Yang Maha Tinggi Perkembangan pola piker manusia berevolusi secara bertahap mengikuti berbagai kejadian dan pengalaman yang setiap hari silih berganti. Di Indonesia pola piker nenek moyang kita mngalami perubahan seiring dengna perkembangan zaman ilmu, dan pengetahuan.
2.4 Cara Manusia Memperoleh Ilmu Pengetahuan Pada zaman dahulu kemampuan manusia masih terbatas baik peralatan maupun pemikiran. Keterbatasana itu menyebabkan pengamatan menjadi kurang seksama, dan cara pemikiran yang sederahana menyebabkan hasil pemecahan masalah memberikan kesimpulan yang kurang tepat. Dengan demikian, penegtahuan yang terkumpul belum memberikan kepuasan terhadap rasa ingin tahu manusia dan masih jauh dari kebenaran.berbagai pengetahuan baru yang bermunculan dan merupakan gabungan dari pengalaman dan kepercayaan.rasa ingin tahunya atau pengetahuannya bertambah sehingga terjadi timbunan pengetahuan. Perkembangan selanjutnya adalah keingintahuan manusia pada alam sekitarnya. Dengan kemampuan bahasa, manusia berkomunikasi dan bertukar pengalaman tentang segala hal yang ada di alam serta kegunaan bagi manusia.

Daftar Pustaka : Viapurwawisesasiregar.blogspot.com Wikipedia.co.id