Nama : Ade Fitri Awaliyah
Kelas : Manajemen H Tingkat 2
NPM :
114020293
Fakulatas : Ekonomi
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG
JATI
PENDEKATAN
ILMIAH DAN PENDEKATAN NON ILMIAH
Perbedaan Pendekatan Ilmiah dan Non
Ilmiah
Pendekatan
Ilmiah :
·
Perumusan
masalah jelas dan spesifik
·
Masalah
merupakan hal yang dapat diamati dan diukur secara empiris
·
Jawaban
permasalahan didasarkan pada data
·
Proses
pengumpulan dan analisis data, serta pengambilan keputusan berdasarkan logika yang
benar
·
Kesimpulan
siap/terbuka untuk diuji oleh orang lain
Contoh : Penggunaan
Metode Ilmiah
Pendekatan Non
Ilmiah :
·
Perumusan
kabur atau abstrak
·
Masalah
tidak selalu diukur secara empiris dan dapat bersifat supranatural/dogmatis
·
Jawaban
tidak diperoleh dari hasil pengamatan data di lapangan
·
Keputusan
tidak didasarkan pada hasil pengumpulan dan analisis data secara logis
·
Kesimpulan
tidak dibuat untuk diuji ulang oleh orang lain
Contoh :
Penggunaan
akal sehat, prasangka, intuisi, penemuan secara kebetulan dan cobacoba,
pendapat otoritas ilmiah dan pikiran kritis
Ilmu Pengetahuan
:
Bangunan
atau akumulasi pengetahuan yang diperoleh sepanjang
sejarah
perkembangan pengetahuan manusia
Ilmu
Pengetahuan dianggap sebagai “produk”
Contoh : Einstien dengan teori relatifitasnya Newton
dengan teori tentang gaya dll
Pengetahuan yang
diperoleh melalui prosedur ilmiah
(Metode Ilmiah)
Ilmu Pengetahuan dianggap sebagai “proses”,
diperoleh secara logis (dasar & alasan yang deduktif rasional) untuk
menjelaskan suatu gejala dan diuji secara empiris sehingga bersifat
terbuka. Contoh : Lahirnya ilmu pengetahuan dan teknologi computer
Fungsi Ilmu
Pengetahuan :
·
Untuk
menerangkan gejala
·
Untuk
memahami hakekat gejala
·
Untuk
meramalkan kejadian yang akan datang
·
Untuk
mengendalikan gejala
Ciri Ilmu
Pengetahuan :
·
Mempuyai
obyek kajian
·
Mempunyai
metode pendekatan
·
Disusun
secara sistematis
·
Bersifat “universal” (legitimated)
Pengertian Metode Ilmiah
Metode Ilmiah adalah mekanisme
atau cara mendapatkan
pengetahuan dengan prosedur yang
didasarkan pada suatu struktur
logis yang terdiri atas tahapan
kerja :
Ø adanya kebutuhan
obyektif
Ø perumusan
masalah
Ø pengumpulan
teori
Ø perumusan
hipotesis
Ø pengumpulan
data/informasi/fakta
Ø analisis data
Ø penarikan
kesimpulan
Selain itu, terdapat juga faktor
lain yang memiliki kontribusi terhadap hasil dari penelitian antara lain:
Ø Minat peneliti
Ø Keahlian dan
pengalaman meneliti
Ø Kontak manusia
Ø Lingkungan
fisik, atau
Ø Faktor lain yang
sering disebut sebagai intervening
Ø
variables.
Sifat Metode
Ilmiah :
·
Efisien
dalam penggunaan sumber daya (tenaga, biaya, waktu)
·
Terbuka
(dapat dipakai oleh siapa saja)
·
Teruji
(prosedurnya logis dalam memperoleh keputusan)
Pola Pikir dalam
Metode Ilmiah :
a.
Induktif
Pengambilan kesimpulan dari kasus
yang bersifat khusus
menjadi kesimpulan yang bersifat
umum
Contoh sederhana :
Tumbuhan akan mati (khusus)
Hewan akan mati (khusus)
Manusia akan mati (khusus)
Kesimpulan
:
Semua makhluk hidup akan mati (umum)
b.
Deduktif
Pengambilan kesimpulan dari hal
yang bersifat umum
menjadi kasus yang bersifat khusus
Contoh
:
Semua manusia akan mati (umum)
Aris adalah manusia (khusus)
Kesimpulan :
Aris akan mati (khusus)
CIRI-CIRI
PENELITIAN NON ILMIAH
·
Berdasarkan akal sehat
·
Prasangka
·
Intuisi
·
Penemuan yang sifatnya
kebetulan dan coba-coba
·
Pendapat otoritas
ilmiah dan pikiran kritis
Daftar pustaka :
www.pustaka.ut.ac.id
https://stkipfiles.wordpress.com
Daftar pustaka :
www.pustaka.ut.ac.id
https://stkipfiles.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar